Langgeng Weblog

Kumpulan Tulisan Favorit

Membuat Fitur Tipis (thin feature)

Posted by langgeng pada 18 Agustus 2009

Bila Anda membuat fitur tipis (thin feature), pertama Anda buat sebuah profil terbuka (open profile) kemudian tambahkan ketebalan pada satu atau dua arah. Anda dapat juga menggunakan pilihan mid-plane yang mendefinisikan ketebalan yang sepadan pada dua sisi profil. Bila profile di-offset, ketebalan dapat di-extrude seperti fitur extrude lainnya.

Untuk prosedur kali ini, sebuah sket polyline sederhana digunakan sebagai profil terbuka (open profile). Anda extrude profile terbuka (open profile) tersebut kedalam thin feature dengan menentukan ketebalan pada jarak yang sama di kedua sisi profil.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tutorial Mech Desk | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Meng-Extrude sebuah Sket (To extrude a sketch)

Posted by langgeng pada 12 Agustus 2009

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tutorial Mech Desk | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

KONFERENSI KHILAFAH DIGELAR DI SELURUH DUNIA; PENDUKUNG SEKULERISME MERADANG

Posted by langgeng pada 12 Agustus 2009

Seruan penegakan Khilafah dikumandangkan di seluruh dunia. Bertepatan dengan peristiwa Isra’ Mi’raj , pada bulan Rajab juga, Khilafah Islam dihapuskan oleh Kamal At Tartuk dengan bantuan negara imperialis Inggris. Untuk mengingatkan kembali kewajiban penegakan Khilafah dan mengokohkan perjuangan penegakan Khilafah bersama ummat , Hizbut Tahrir mengorganisir konferensi Khilafah di berbagai belahan dunia.

Indonesia

Di Indonesia, sekitar 7.000 ulama hadir dalam Muktamar Ulama Nasional (MUN) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/7). Mereka sepakat untuk mendukung perjuangan menegakkan syariah dan khilafah. Wujud dukungan para ulama itu dituangkan dalam Mitsaq al-Ulama (Piagam Ulama). Baca entri selengkapnya »

Posted in Politik | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

7.000 Ulama Siap Perjuangkan Syariah dan Khilafah

Posted by langgeng pada 4 Agustus 2009

Lebih dari 7.000 ulama hadir dalam Muktamar Ulama Nasional (MUN) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/7). Mereka sepakat untuk mendukung perjuangan menegakkan syariah dan khilafah. Wujud dukungan para ulama itu dituangkan dalam Mitsaq al-Ulama (Piagam Ulama).

Para ulama menyadari bahwa umat Islam, khususnya di Indonesia, menghadapi berbagai persoalan. Pangkal persoalan itu adalah tidak ada kehidupan Islam di mana di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah kepemimpinan seorang khalifah. Karenanya penegakan syariah dan khilafah adalah mutlak sebab itulah jalan satu-satunya menuju terwujudnya izzul Islam wal muslimin. Maka dari itu para ulama siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan khilafah serta membela para pejuangnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Demokrasi Sistem Kufur : Menyalahi Orang Yahudi dan Nashrani Termasuk Prinsip Agama Kita

Posted by langgeng pada 31 Juli 2009

(sumber : Ad Damghah Al Qawwiyah li Nasfi Aqidah Ad Dimuqrathiyah; Syekh Ali Belhaj/pemimin FIS Aljazair)

Faktor-faktor (yang diterangkan Sayyid Quthub) itulah yang membedakan satu kaum dengan kaum lainnya, satu pola pikir dengan pola pikir lainnya, satu hati nurani dengan hati nurani lainnya, satu akhlak dengan akhlak lainnya, dan satu pandangan hidup dengan pandangan hidup lainnya.

Kemudian Sayyid Quthub mengungkapkan banyak hadits dalam hal menyalahi orang Yahudi dan Nashrani. Sayyid Quthub mengatakan :

“Rasulullah melarang kaum muslimin bertasyabbuh dalam pakaian dan penampilan, gerak dan tingkah laku, perkataan dan adab, karena di balik semua itu terdapat perasaan batin yang membedakan konsep, manhaj dan watak jamaah Islam dengan konsep, manhaj dan watak jamaah lainnya. Rasulullah juga melarang kaum muslimin untuk menerima (hukum/aturan/ideologi) selain dari Allah SWT. Padahal manhaj yang Allah berikan kepada umat ini adalah untuk diwujudkan di muka bumi. Baca entri selengkapnya »

Posted in Politik | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Membuat Sket (Sketch)

Posted by langgeng pada 30 Juli 2009

Pada tutorial Mechanical Desktop kali ini, kami akan mengajak Anda untuk lebih memahami bagaimana bekerja dengan perintah polyline, dimana perintah tersebut mengandung lebih dari satu jenis garis. Untuk itu pada prosedur ini, Anda akan kami arahkan untuk menggunakan perintah polyline dan busur (arc) dalam membuat sket (sketch) seperti contoh yang ditunjukkan pada gambar di atas. Pastikan bahwa Anda sedang bekerja di bagian Assembly Modeling dengan memilih tab Model di Browser. Jika Browser tidak tampil, pilih View > Display > Desktop Browser. Baca entri selengkapnya »

Posted in Tutorial Mech Desk | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Combine Bodies

Posted by langgeng pada 29 Juli 2009

From Solidworks Help Topics, you can combine multiple solid bodies to create a singled-bodied part or another multibody part. There are three ways to combine multiple solid bodies:

To use the Add or Common operation type:

  1. Click Combine
    on the Features toolbar, or click Insert, Features, Combine.

    The Combine1 PropertyManager appears.

  2. Under Operation
    Type, click Add or Common.

  3. Under Bodies to Combine, select the bodies in the graphics area, or select the bodies from the Solid Bodies
    folder in the FeatureManager design tree.

  4. Click Show Preview to preview the feature.
  5. Click OK
    .Combine Bodies

 


  • Add. Combines solids of all selected bodies to create a single body.

 


  • Common. Removes all material except that which overlaps.

 

To use the Subtraction operation type:

  1. Click Combine
    on the Features toolbar, or click Insert, Features, Combine.

    The Combine1 PropertyManager appears.

  2. Under Operation
    Type, click Subtract.

  3. Under Main Body, select the body to keep from the graphics area for Solid Body
    , or select the body from the Solid Bodies
    folder in the FeatureManager design tree.

  4. Under Bodies to Subtract, select the bodies whose material you want to remove for Solid Bodies
    .

  5. Click Show Preview to preview the feature.
  6. Click OK
    .

 


  • Subtract. Removes overlapping material from a selected main body.

Posted in Tutorial SolidWorks | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Islam satu-satunya Mabda (Ideologi) yang Benar

Posted by langgeng pada 28 Juli 2009

Ta’rif Islam

Secara Bahasa (lughawi) “Islam” berasal dari kata “Aslama” yang bermakna “Anqada Ila” artinya tunduk dan patuh kepada.

Secara Definisi, Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada baginda Nabi Muhammad saw untuk mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya dan dengan sesama manusia.

Batasan Islam, bahwa Islam adalah “agama yang diturunkan oleh Allah SWT”, telah mengecualikan agama yang disifatkan sebagai agama yang tidak diturunkan oleh Allah SWT., baik Hindu, Budha, Confucious, Sintoisme ataupun yang lain.

Sedangkan batasan “kepada baginda Nabi Muhammad saw”, mengecualikan agama yang lain, selain agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., baik agama yang diturunkan kepada Nabi Musa, Isa maupun yang lain. Apakah Kristen, Yahudi ataukah agama-agama Nabi dan Rasul yang lain.

Adapun batasan, “Yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya dan dengan sesame manusia”, berarti meliputi seluruh urusan; mulai dari urusan dunia hingga akhirat, baik yang berkenaan dengan dosa, pahala, surga, neraka ataupun aqidah, ibadah, ekonomi, social, politik, budaya, pendidikan dsb.

Beberapa nash yang menguatkan ta’rif ini adalah;

  1. Qur’an Surat Ali Imran ayat 19

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

    “Sesungguhnya agama (yang diridloi) disisi Allah hanyalah Islam”

  1. Qur’an Surat Al-Maidah ayat 3

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”

  1. Qur’an Surat Ali Imran ayat 85

    وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”

     
     

Ta’rif Mabda

Mabda atau ideologi adalah aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan.

Yang dimaksud akidah adalah pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup; serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan sebelum dan sesudah alam kehidupan. Sedangkan peraturan yang lahir dari akidah tidak lain berfungsi untuk memecahkan dan mengatasi berbagai problematika hidup manusia, menjelaskan bagaimana cara pelaksanaan pemecahannya, memelihara akidah serta untuk mengemban mabda.

Mabda mencakup dua bagian, yaitu fikrah dan thariqah.

Fikrah yaitu akidah dan berbagai pemecahan masalah hidup.

Sedangkan thariqah adalah penjelasan tentang cara pelaksanaan, pemeliharaan akidah, dan penyebaran risalah dakwah.

Asas suatu mabda (ideologi) adalah ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia, dan hidup.
Ide dasar yang menyeluruh ini menjadi akidah bagi mabda.
Dan akidah suatu mabda ini pula yang kemudian menjadi qaidah fikriyah (kaedah/landasan berpikir) sekaligus sebagai kepemimpinan berpikir (qiyadah fikriyah).

Dengan landasan ini dapatlah ditentukan arah pemikiran manusia dan pandangan hidupnya.

 

Dengan landasan itu pula dapat dibangun seluruh pemikiran dan dapat dilahirkan seluruh pemecahan problematika kehidupan.

 

Menimbang Kebenaran Suatu Mabda

Suatu Mabda dikatakan benar apabila qaidah fikriyah (landasan berpikir)-nya memenuhi 2 (dua) ketentuan:

  1. Sesuai dengan fitrah manusia.
  2. Dibangun berlandaskan akal.

Yang dimaksud dengan qaidah fikriyah itu sesuai dengan fitrah manusia, adalah pengakuannya terhadap apa yang ada dalam fitrah manusia, berupa kelemahan dan kebutuhan diri manusia pada Yang Maha Pencipta, Pengatur segalanya. Dengan kata lain, qaidah fikriyah itu sesuai dengan naluri beragama (gharizah tadayyun).

Sedangkan yang dimaksud dengan qaidah fikriyah itu dibangun berdasarkan akal adalah bahwa kaedah ini tidak berlandaskan materi atau mengambil sikap jalan tengah.

Apabila kita telusuri di dunia ini, kita hanya menjumpai 3 (tiga) mabda (ideologi). Yaitu Kapitalisme, Sosialisme termasuk Komunisme, dan Islam.

Kekeliruan mabda Kapitalisme

Kekeliruan mabda Kapitalisme dapat difahami antara lain:

  • Tidak sesuai dengan fitrah manusia
    • Mengingat manusia mempunyai kelemahan dan kekurangan, maka secara fitrah manusia memerlukan Zat Yang Maha Agung, yakni Tuhan. Keperluan manusia kepada Tuhan tidak terbatas pada waktu ibadah saja, namun juga pada saat manusia menjalani kehidupan dengan sesama manusia lainnya. Karena aqidah Kapitalisme berasaskan pada pemisahan antara agama dan kehidupan (fashlu ad-din ‘an al-hayat) atau “Sekularisme“, dimana mengakui eksistensi agama disatu sisi (dalam hal ibadah) namun disisi lain menolak apabila agama juga mengatur kehidupan manusia. Maka hal ini jelas sangat bertentangan dengan fitrah beragama pada diri manusia, dimana agama harusnya bisa menyelesaikan seluruh permasalahan manusia baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan manusia. Bukan malah kemudian dilakukan pemisahan dalam urusan agama dan kehidupan. Jika pemahaman aqidah ini dibiarkan maka akan terjadi kekacauan dalam pengaturan kehidupannya.
    • Sebagai contoh adalah Adam Smith. Ia dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi yang menggagas ekonomi klasik yang kemudian menjadi sumber ajaran ekonomi Kapitalisme. Namun disisi lain ia adalah seorang paderi Kristen yang sangat memahami ajaran Kristen yang mengagung-agungkan cinta kasih, belas kasih dan persaudaraan. Ternyata gagasan ekonominya yang mengutamakan kebendaan (materi) bertentangan 180° dengan ajaran agamanya, sehingga aliran ekonominya dikriik karena erlalu rakus dan tidak mengenal perikemanusiaan, yang kemudian ditinggalkan. Dan akhirnya muncul aliran baru yaitu Sosialisme.
  • Tidak dibangun berlandaskan akal
    • Kapitalisme adalah ideologi yang dibangun melalui jalan tengah (al-hallu al-wasath) atau kompromi antara tokoh gereja dengan filosof. Bukan karena pertimbangan rasional menurut akal. Artinya mereka menetapkan jalan damai untuk mendamaikan konflik antara pihak gereja dengan kaum intelektual. Sehingga dalam berbagai perkara jelas mengkompromikan antara yang haq dengan yang batil; antara islam dengan kafir; dan antara petunjuk dengan kesesatan. Dengan kata lain, Kapitalisme membangun konsep pemisahan agama dengan kehidupan tersebut bukan karena pertimbangan rasional, melainkan karena usaha untuk mendamaikan konflik yang ada.

Kekeliruan Mabda Sosialisme

Sosialisme dan Komunisme, dari segi aqidahnya berasaskan materi (benda). Dalam pandangan Sosialime, alam, manusia, dan kehidupan berasal dari materi. Semua yang ada merupakan materi. Perubahan dari satu bentuk benda kepada bentuk benda yang juga merupakan proses perubahan materi (dialektika materialisme).

Kekeliruan mabda Kapitalisme dapat difahami antara lain:

  • Tidak sesuai dengan fitrah manusia
    • Fitrah manusia yang memerlukan agama dan lemah itu telah dinafikan oleh Sosialisme. Sebab, agama telah dianggap sebagai candu bagi masyaakat. Dengan begitu, naluri beragama manusia telah dibunuh dn dikubur hidup-hidup. Ini jelas bertentangan dengan fitrah manusia.
  • Tidak dibangun berlandaskan akal, melainkan berlandaskan materi saja.
    • Ini bermakna bahwa materi, dalam pandangan Sosialisme, adalah azali. Dan tentu ini sangat bertentangan dengan akal. Sebab, zat yang azali mestilah tidak memerlukan kepada yang lain dan terbatas. Sebaliknya, materi jelas memerlukan kepada yang lain dan terbatas.
    • Sebagai contoh, materi diklaim sebagai sumber kehidupan, sedangkan materi itu tidak dapat melahirkan dirinya sendiri. Disamping itu, materi mempunyai kelemahan dan keterbatasan. Matahari, misalnya, apabila terbit dari timur ke barat dan berkelanjutan, tentu memerlukan garis orbit yang sekaligus merupakan system bagi terbit dan tenggelamnya matahari. Pertanyaannya adalah, benarkah matahari mengikuti garis orbitnya tanpa ada yang mengatur? Adalah mustahil. Maka, benarkah matahari yang memerlukan garis orbit itu disebut sebagai tidak memerlukan kepada apapun atau kepada siapapun? Tentu tdak masuk akal. Dg demikian, Sosialisme telah gagal menjelaskan, bahwa materi itu bersifat azali.

Kebenaran Mabda Islam

Islam memandang bahwa Allah adalah Pencipta segala sesuatu. Dialah yang mengutus para Nabi dan Rasul dengan membawa agama-Nya untuk seluruh umat manusia. Dan bahwa kelak manusia akan di-hisab atas segala perbuatannya di hari Kiamat. Karena itu, akidah Islam mencakup Iman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, dan hari Kiamat, serta qadla-qadar, baik buruknya dari Allah SWT.

Kebenaran mabda Islam dapat difahami antara lain:

  • Sesuai dengan fitrah manusia
    • Sebab ia mempercayai adanya agama dan adanya kewajiban merealisir agama dalam kehidupan ini, serta menjalankan kehidupan sesuai dengan perintah dan larangan Allah. Beragama itu sesuai dengan fitrah. Dan salah satu penampakan naluri ini adalah taqdis (mengkultuskan sesuatu). Taqdis berlawanan dengan reaksi naluri-naluri lainnya. Penampakkan itu merupakan hal yang wajar bagi naluri (beragama). Jadi, beriman kepada agama dan wajib menyesuaikan amal perbuatan manusia di dalam kehidupan sesuai dengan perintah dan larangan Allah, merupakan sesuatu yang naluriah. Karena ia sesuai dengan fitrah manusia, maka mudah diterima oleh manusia.
  • Dibangun berlandaskan akal

Qiyadah fikriyah Islam adalah qiyadah fikriyah yang positif. Karena menjadikan akal sebagai dasar untuk beriman kepada wujud Allah. Qiyadah ini mengarahkan perhatian manusia terhadap alam semesta, manusia, dan hidup, sehingga membuat manusia yakin terhadap adanya Allah yang telah menciptakan makhluk-makhluk-Nya. Di samping itu qiyadah ini menunjukkan kesempurnaan mutlak yang selalu dicari oleh manusia karena dorongan fitrahnya. Kesempurnaan itu tidak terdapat pada manusia, alam semesta, dan hidup. Qiyadah fikriyah ini memberi petunjuk pada akal agar dapat sampai pada tingkat keyakinan terhadap Al-Khaliq supaya ia mudah menjangkau keberadaan-Nya dan mengimani-Nya.

Posted in Aqidah | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Membuat profile dan extrude

Posted by langgeng pada 28 Juli 2009

Bagi Anda yang baru belajar menggambar pakai Mechanical Destop, disini saya akan berikan contoh-contoh dasar mengambar part / komponen 3 dimensi. Mudah-mudahan ini akan bisa membantu Anda untuk mengenal lebih jauh aplikasi dari program ini. Dan pada contoh ini, saya akan membuat gambar 3 dimensi sebuah persegipanjang dengan tinggi 3mm.

Langkah pertama adalah membuat sket profil (profile a sketch). Pilih Design > Rectangle, lalu buat gambar persegipanjang pada grafik area (untuk dimensi panjang dan lebar sementara Anda abaikan dahulu, Insya Allah dalam contoh berikutnya akan saya berikan).

Setelah itu pada grafik area, kik-kanan dan pilih Sketch Solving > Single Profile. Tujuan perintah ini adalah mengubah sket menjadi sebuah profil yang siap untuk di-extrude,

hingga tampak garis putus-putus seperti contoh gambar berikut ini. Dan persegipanjang kini telah menjadi sebuah profil.

Kemudian pada grafik area, klik-kanan dan pilih Sketched Work Features > Extrude.

Pada kotak dialog Extrusion Feature, tentukan:

  • Operation: Base
  • Distance: 3
  • Draft Angle: 0
  • Termination Type: Blind
  • Pilih OK.

Tekan ENTER untuk menyetujui hasil diatas sesuai arah anak panah. Untuk melihat gambar secara isometric, pilih View > 3D Views > Left Isometric.

Selamat mencoba!

Posted in Tutorial Mech Desk | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Gambar Pegas Dengan Permukaan Rata

Posted by langgeng pada 23 Juli 2009

Beberapa waktu lalu, saya menerima e-mail dari salah seorang pengunjung yang menanyakan tentang cara membuat pegas, dimana kedua permukaannya rata. Pegas model seperti ini pernah saya lihat pada aplikasi mold injeksi.

Kali ini saya akan mencoba membuat gambar tersebut dengan menggunakan perintah helix/spiral dengan pilihan parameternya variable pitch.

Langkah pertama adalah buat sket lingkaran dengan diameter 60, lalu pilih Insert > Curve > Helix/Spiral. Akan muncul Helix/Spiral dialog box, dan di bawah Parameter-nya pilih Variable Pitch. Lalu isi region parameters spt contoh gambar dibawah. Untuk Rev 0, 1, 10 & 11 tulis Dia=60mm dan P=5.2mm. Sedang Rev 2 s/d 9 tulis Dia=60mm dan P=13.5mm. Jangan lupa seleksi Start angle-nya pada sudut 90° (namun ini hanya pilihan saja, tapi untuk tutorial kali ini ikuti saja) dan pilih Clockwise.

Langkah berikutnya, buat sket persegipanjang seperti contoh di bawah pada front-plane. Klik EXIT SKETCH.

Kini kita telah membuat sket persegipanjang yang akan digunakan sebagai profil sebuah pegas. Anda juga bisa mengganti profil diatas dengan profil pegas yang lain sesuai keinginan Anda. Kemudian untuk menampilkan profil 3D-nya, pilih Insert > Boss/Base > Sweep. Di bawah Profile and Path, seleksi sket di kotak Profile dan seleksi Helix di kotak Path. Pilih OK.

Agar permukaan pegas bagian bawah dan bagian atas rata, gunakan perintah cut extrude. Untuk pegas bagian bawah, buat sket lingkaran berdiameter 70 pada Top Plane, lalu gunakan perintah cut extrude dengan memilih Insert > Cut > Extrude. Di bawah kotak Direction, pilih Blind dan tulis Depth 2.5mm dengan arah panah ke atas atau kearah pegas yang di-extrude. Sedangkan untuk pegas bagian atas, buat kembali sket lingkaran berdiameter 70 pada Top Plane, lalu gunakan perintah cut extrude dengan memilih Insert > Cut > Extrude. Di bawah kotak From, pilih Vertex. Lalu pada kotak Select A Vertex, klik ujung terluar dari pegas yang ditunjukkan dengan titik warna hijau. Di bawah Direction, pilih Blind dan tulis Depth 2.5mm dengan arah anak panah ke bawah ke arah pegas yang di-extrude.

Jika semua langkah di atas benar, Insya Allah gambar springnya akan tampak seperti di bawah ini. Selamat mencoba!

 
 

  

Posted in Tutorial SolidWorks | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »