Langgeng Weblog

Kumpulan Tulisan Favorit

Archive for the ‘Ekonomi’ Category

Vatikan Tawarkan Prinsip Keuangan Islam

Posted by langgeng pada 18 September 2009

ROMA, ITALI, UNI EROPA – Vatikan menawarkan prinsip-prinsip keuangan Islam kepada bank-bank Barat sebagai sebuah solusi bagi krisis ekonomi di seluruh dunia.

Surat kabar Vatikan, L’Osservatore Romano, melaporkan bahwa sistem perbankan Islam dapat membantu mengatasi krisis global, media Turki melaporkan.

Vatikan mengatakan bank-bank harus melihat pada aturan-aturan etika keuangan Islam untuk mengembalikan kepercayaan diantara klien mereka pada saat krisis ekonomi global.

“Prinsip-prinsip etis dimana keuangan Islam didasarkan dapat membawa bank-bank lebih dekat dengan klien mereka dan kepada semangat sejati yang seharusnya menandai setiap layanan keuangan,” kata surat kabar resmi Vatikan Osservatore Romano dalam sebuah artikel pada edisi terbaru kemarin.

Pengarang Loretta Napoleoni dan seorang ahli strategi atas fixed income Abaxbank Spa, Claudia Sègre, mengatakan dalam artikelnya bahwa “bank-bank Barat bisa menggunakan alat-alat seperti obligasi Islam, yang dikenal sebagai sukuk, sebagai jaminan”. Sukuk dapat digunakan untuk mendanai “industri mobil atau Olimpiade mendatang di London,” kata mereka.

Mereka juga mengatakan bahwa keuntungan saham, yang diperoleh dari sukuk, mungkin menjadi sebuah alternatif untuk bunga. Mereka menekankan bahwa sistem sukuk bisa membantu sektor otomotif dan mendukung investasi di bidang infrastruktur.

Sistem sukuk yang Islami itu adalah mirip dengan bonos dari sistem kapitalis. Tapi dalam sukuk, uang diinvestasikan pada proyek-proyek yang nyata dan pembagian keuntungannya didistribusikan kepada klien, dan bukan bunga yang diperoleh.

Paus Benedict XVI pada pidato tanggal 7 Oktober 2008 bercermin pada kehancuran pasar keuangan dengan mengatakan bahwa “uang yang hilang, itu bukanlah apa-apa” dan menyimpulkan bahwa “satu-satunya realitas yang tetap adalah firman Tuhan.”

Vatikan telah menaruh perhatian pada krisis keuangan global dan menurunkan artikel-artikelnya dalam surat kabar resmi yang mengkritik model pasar bebas karena “tumbuh terlalu banyak dan buruk dalam dua dasawarsa terakhir.”

Editor Osservatore editor, Giovanni Maria Vian, mengatakan bahwa “agama-agama besar selalu punya perhatian yang sama bagi dimensi kemanusiaan atas ekonomi,”  kata Corriere della Sera melaporkan hari ini.

Source: http://tyo.ca/islambank.community/modules.php?op=modload&name=News&file=article&sid=4094

Iklan

Posted in Ekonomi | Leave a Comment »

Lonceng Kematian Kapitalisme

Posted by langgeng pada 25 November 2008

Moris Berman, 63 tahun, ahli sejarah kebudayaan kelahiran New York, yang memperoleh Ph D dari Johns Hopkins University, menulis buku Dark Ages America: The Final Phase of Empire (Norton, 2006),  yang meramalkan imperium Amerika segera akan rubuh. Ia mendeskripsikan Amerika sebagai sebuah kultur dan emosional yang rusak oleh peperangan, menderita karena kematian spiritual dan dengan intensif mengeskpor nilai-nilai palsunya ke seluruh dunia dengan menggunakan senjata. Republik yang berubah menjadi imperium itu berada di dalam zaman kegelapan baru dan menuju rubuh sebagaimana dialami Kekaisaran Romawi.

Apa yang tulis oleh Moris Berman tampaknya semakin menunjukkan kebenarannya. Pertama, AS adalah perabadaban emosial yang rusak oleh peperangan. Ya, memang perang tidak bisa dilepaskan dari negara adi daya ini. Bisa hampir dipastikan di mana ada konflik, di mana ada perang, kemungkinan di situ ada Amerika . Negara ini memang pecandu perang dengan berbagai alasan.

Jamil Salmi dalam violence and democatic society mencatat negara Paman Sam ini antara tahun 1945 sampai 2001 saja sudah melakukan 218 kali intervensi terhadap negara lain. Amerika juga merupakan otak kudeta berdarah di berbagai negara. Genocide atas nama demokrasi dan perang melawan terorisme juga telah menimbulkan korban sipil yang sangat besar di Irak dan Afghansitan. Pasca pendudukan AS, korban rakyat sipil Irak hampir mencapai angka 1 juta orang.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »