Langgeng Weblog

Kumpulan Tulisan Favorit

Antara Bodoh dan Pintar

Posted by langgeng pada 30 Maret 2009

Bodoh atau jahil dalam istilah Arab, identik dengan perbuatan yg dilakukan tanpa bimbingan wahyu. Bodoh juga dilekatkan kepada orang-orang kafir yg tdk mau beriman kepada Allah SWT, orang-orang musyrik serta orang-orang yg senantiasa tidak menggunakan akalnya untuk berfikir tentang akan adanya hari pembalasan di akhirat nanti. Konsekuensi dari sikap bodoh adalah kerugian dan penyesalan, teramat sangat apabila kerugian itu dialami di akhirat kelak. Simak beberapa nash berikut:
Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman.” Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu. (TQS Al-Baqarah[2]: 13)

Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan[*]. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. (TQS Al-An’am: 100)

Allah-lah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi. Dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih,(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh. (TQS Ibrahim[14]: 2-3)

Sebaliknya pintar adalah seseorang yg menggunakan akalnya untuk berfikir tentang penciptaan alam semesta, berbuat berdasarkan perintah dan larangan Penciptanya, seseorang yg bisa mengambil pelajaran dan yang yakin bahwa kehidupan akhirat adalah lebih baik dan benar adanya. Inilah orang-orang yg pintar dan cerdas karena dia berfikir untuk kemenangan yg abadi dan mengharapkan perjumpaan dengan Rabb-NYA kelak di akhirat.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (TQS Ali Imran[3]: 190)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (Al Bayyinah[99]: 7-8)

Maka yang paling layak untuk memberikan predikat bodoh atau pintar hanyalah Rabb semesta alam. Bodoh menghantarkan kepada kerugian sebaliknya kepintaran akan menghasilkan keutungan. Bodoh adalah manakala berpendapat tidak mendasarkan kepada hujjah, namun lebih kepada hawa nafsu semata atau kepada orang-orang yg telah membayarnya atas ide kebebasan yg bertentangan dengan wahyu Allah SWT untuk dijajakan kepada orang-orang dungu yg tdk bisa mengambil pelajaran.

_____________________

[*]. Mereka mengatakan bahwa Allah mempunyai anak seperti orang Yahudi mengatakan Uzair putera Allah dan orang musyrikin mengatakan malaikat putra-putra Allah. Mereka mengatakan demikian karena kebodohannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: